Home Terbaru Cerita Warga AS Saat Lucuti Pelaku Penembakan Massal di California

Cerita Warga AS Saat Lucuti Pelaku Penembakan Massal di California

Video TVmoka Terbaru Live January 24, 2023 2:34 am

Jakarta, CNN Indonesia

Seorang warga Amerika Serikat (AS) yg bekerja menjadi operator aula dansa Lai Lai Ballroom & Studio menceritakan bagaimana ia melucuti pelaku penembakan di Monterey Park, California, saat perayaan Imlek, Hari Minggu (22/1).

Brandon Tsay, pria yg melucuti senjata itu mengaku tengah berada di ruangan lobi kantornya dan juga serta mengamati lantai dansa. Namun, saat Ia mendengar suara pintu depan bergeser, ia mendengar suara seperti benda logam saling bertabrakan.

saat ia berbalik, Tsay melihat senjata semi otomatis diarahkan kepadanya.


“Dia menatapku dan juga serta melihat sekeliling, tidak menyembunyikan bahwa Ia ingin mencoba membunuh. Matanya mengancam,” kata Ia di kediaman keluarganya di San Marino, Hari Minggu (22/1).

Cerita itu disampaikan Tsay, 24 jam setelah Ia menatap seorang pria bersenjata yg tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah ballroom yg menyebabkan 10 orang tewas. Itu menjadi salah satu peristiwa penembakan massal terburuk di California.

Baca Juga :  Baru - ADA UPDATE BARU !! LANGSUNG BORONG SEMUA MOBIL MEWAH !!

Sekitar 20 menit setelah pembantaian, pria bersenjata yg diidentifikasi pihak berwenang sebagaimana Huu Can Tran (72) tiba di Lai Lai, cuma sekitar dua mil ke utara berasal dari tempat penembakan.

Tsay sempat adu jotos dengan pria bersenjata itu sampai akhirnya ia melucuti senjatanya sehingga menyelamatkan nyawa yg tak terhitung jumlahnya dan juga serta mencegah tragedi yg lain.

Tindakan yg dilakukan Tsay dipuji dari para pejabat sebagaimana aksi heroik.

Menurut keterangan penegak hukum, Tran akhirnya ditemukan tewas pada Hari Minggu sore Karena tembakan yg ia lakukan sendiri.

“Dari bahasa tubuhnya, ekspresi wajahnya, matanya seolah sedang mencari orang,” kata Tsay.

Di samping itu, Sheriff Robert Luna berasal dari Los Angeles County mengatakan dua anggota masyarakat telah melucuti senjata pria bersenjata di ballroom Alhambra.

Meski demikian, Tsay dan juga serta keluarganya mengatakan Ia sendiri yg melawan pria bersenjata itu untuk menguasai senjata dan juga serta merebut darinya. Pintu ke ruang dansa ditutup dan juga serta tidak terdapat orang yg lain yg terlibat.

Baca Juga :  Tembus Semifinal Indonesia Masters 2023, Leo Rolly/Daniel Marthin Kian Termotivasi

“Itu cuma anakku. Ia dapat saja mati,” ungkap ayahnya, Tom Tsay.

Kakak perempuannya, Brenda, yg saat ini menjalankan bisnis tersebut, mengatakan di dalam video CCTV terlihat Tsay dan juga serta Tran melakukan pergulatan sengit yg alot di area lobi.

“Dia terus mendatanginya, Ia benar-benar menginginkan senjatanya kembali,” katanya tentang pria bersenjata itu.

Tsay mengatakan saat itu sekitar Jam 10:35 malam ia berbalik menghadap pria bersenjata itu. Ia mengaku belum pernah melihat senjata asli sebelumnya, tapi menurutnya itu ialah senjata yg mematikan.

Kemudian Tsay menerjang dan juga serta berikutnya ia meraih senjata laras panjang itu dan juga serta bergulat dengan pria bersenjata itu untuk melumpuhkannya.

“Sesuatu terjadi di sana. Saya tidak tahu apa yg merasuki saya,” kata dia.

Baca Juga :  Rusia-Belarus Gelar Simulasi Perang Bikin Ukraina Makin Ketar-ketir

Keduanya saling adu jotos untuk merebutkan senjata selama sekitar satu setengah menit, dan juga serta terlihat keduanya memiliki kekuatan yg sama.

Pada satu titik, pria bersenjata itu memandangi senjatanya dan juga serta melepaskan satu tangannya berasal dari senjata, seolah-olah memanipulasi senjatanya untuk mulai menembak.

Namun Tsay mengatakan Ia memanfaatkan momen itu untuk melepaskan pistol berasal dari pria itu. Ia kemudian mengarahkan senjata itu ke arahnya dan juga serta berteriak “Pergi, keluar berasal dari sini,” kenangnya dikutip New York Times.

Lanjut Tsay mengatakan Ia mengalami rasa trauma dan juga serta tidak dapat mengetahui apa yg sempat dialami. Tak cuma itu kini Tsay sangat sedih lantaran anggota berasal dari komunitas dansa yg aktif berlatih di tempat itu mesti pergi selamanya.

(can/sfr)




Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video selengkapnya :