Home Terbaru Tak Cuma Eropa, Negara Asia Ini sukses Bikin Negara Hijau

Tak Cuma Eropa, Negara Asia Ini sukses Bikin Negara Hijau

Video TVmoka Terbaru Live January 25, 2023 2:35 am

Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah di dalam hal ini Kementerian Energi dan juga serta Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa sangat banyak negara tetangga Indonesia yg sukses di dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Tidak cuma negara berasal dari Eropa, namun ternyata negara India serta Vietnam bahkan Thailand sukses di dalam pengembangan EBT.

Menteri ESDM Arifin Tasrif menyebutkan, India misalnya, terdapat faktor energi penyediaan akses yg universal untuk mencapai target perubahan iklim.


“Kebijakan yg diambil dari beberapa negara yg sukses pengembangan EBT ambil contoh berasal dari India. Di sana terdapat faktor pendorong pengamanan faktor energi penyediaan akses energi universal untuk mencapai target perubahan iklim,” ungkap Arifin pada Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan sejumlah Menteri beserta jajarannya, Jakarta, Hari Selasa (24/1/2023).

Arifin mengungkapkan India memiliki target EBT sampai 500 Giga Watt (GW) pada Tahun 2030. Sedangkan, Arifin menyebutkan India telah mencapai realisasi EBT sampai 160 GW per Tahun 2022.

Baca Juga :  VIDEO: Kesaksian Warga AS Rebut Senjata Pelaku Penembakan California

Dia mengatakan bahwa India menerapkan kebijakan tarif yaitu Renewable Energy (RNE) dengan Feed inside Tariff (FIT) yg merupakan bentuk kebijakan subsidi supaya investasi untuk pengembangan energi terbarukan menjadi lebih menarik dan juga serta lebih menguntungkan bagi para investor.

“Target India 500 GW pada 2030 dan juga serta capaiannya di Tahun 2022 telah mencapai 160 GW. Kebijakan utama yg dilaksanakan antara yg lain kebijakan tarif RNE yaitu Feed inside Tariff Tahun 2009,” ujarnya.

Selain itu, negara yg lain yg sukses di dalam mengembangkan energi terbarukan ialah Thailand dan juga serta Vietnam. “Di Thailand, total energi share di energi primer 19,4% di 2019 kebijakan utama yg dilakukan ialah penerapan competitive biding dengan FIT sebagaimana selling price untuk PlTS dan juga serta PLTB,” tandasnya.

Untuk diketahui, Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan sejumlah Menteri beserta jajarannya pada Hari Selasa (24/1/2023). Rapat tersebut bertujuan untuk membahas mengenai Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan juga serta Energi Terbarukan (RUU EB-ET).

Baca Juga :  PM Malaysia Anwar Ibrahim Sindir Mahathir: Kembalikan Uang Rakyat

di dalam agenda rapat, diketahui Menteri yg dijadwalkan hadir diantaranya yaitu Menteri Energi dan juga serta Sumber Daya Mineral (ESDM), Menteri Lingkungan Hidup dan juga serta Kehutanan (LHK), Menteri Keuangan, Mendikbud Ristek, Menteri BUMN, Menteri Hukum dan juga serta HAM, Menteri Perindustrian serta Pimpinan Komite II DPD RI.

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan rapat tersebut nantinya hendak membahas mengenai beberapa poin penting. Diantaranya seperti mekanisme kerja pembahasan RUU tentang Energi Baru dan juga serta Energi Terbarukan (RUU EB-ET), Pembahasan DIM per DIM RUU EBET dan juga serta Pengesahan pembentukan Panja, Tim Perumus, Tim Kecil dan juga serta Tim Sinkronisasi.

Menurut Sugeng pada November 2022 lalu, Komisi VII dan juga serta jajaran Menteri sebetulnya telah melaksanakan rapat kerja pengantar musyawarah tentang RUU EB-ET. Adapun Komisi VII serta telah menerima DIM RUU EB-ET berasal dari pemerintah. “Komisi VII telah menerima DIM RUU EBET berasal dari pemerintah maka rapat kerja hari ini melanjutkan agenda berasal dari pembahasan RUU EBET,” kata dia.

Baca Juga :  Unduh - Unduh SnackVideo untuk nonton lebih banyak video seperti ini🌻

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai bahwa DIM yg diterima DPR sebetulnya telah jauh berasal dari jadwal yg ditentukan. Hal tersebut tentunya telah melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2002 pasal 49 ayat 2.

“Presiden menugasi Menteri yg mewakili yg membahas uu daftar inventaris masalah paling lama 60 hari terhitung sejak surat DPR diterima. Saya khawatir menjadi cacat hukum ini ketimbang yg berbelit terdapat usaha kami untuk mitigasi sehingga kami clear,” kata dia.

[Gambas:Video CNBC]

Artikel Selanjutnya

Menteri ESDM: terdapat 17 Sampai 19 PLTU Milik IPP Bakal Pensiun

(pgr/pgr)


Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video selengkapnya :